You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rano Paparkan Peran Pemuda Perkuat Budaya Wujudkan Kota Global di JIYP 2025
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Rano Paparkan Peran Pemuda Perkuat Budaya di JYP 2025

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memaparkan tentang peran pemuda memperkuat dan memperkenalkan budaya lokal ke kancah dunia dalam mendukung Jakarta menuju Kota Global.    

"Budaya adalah jati diri bangsa dan sebuah narasi kehidupan."

Paparan ini disampaikan Rano, saat menjadi narasumber pada sesi diskusi di Jakarta Youth Program (JYP) 2025, Selasa (5/8) di Ruang Pola Balai Kota DKI Jakarta. JYP tahun ini mengusung tema ' Empowering Youth : Cultural Inspiration From Jakarta to the World.'  

"Budaya adalah jati diri bangsa dan sebuah narasi kehidupan. Sampai kapanpun sebuah bangsa akan terus berdiri kalau memiliki budaya," katanya.

Buka JIYP 2025, Pramono Ajak Generasi Muda Bangun Masa Depan Hijau

Dikatakan Rano, salah satu unsur yang menjadi persyaratan kota global adalah memperkuat aspek budaya. Karena itu, dirinya bersama Gubernur Pramono Anung, terus berupaya memperkuat aspek budaya. Hasilnya, menurut Rano, saat ini aspek budaya mulai terasa mewarnai Jakarta.

Secara umum, ungkap Rano, pihaknya tengah fokus terhadap 10 objek pemajuan kebudayaan seperti tradisi lisan, manuskrip, adat dan ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan cagar budaya.

Tindaklanjut dari penguatan budaya itu, Rano mengaku tengah mendorong Pencak Silat sebagai salah satu kebudayaan lokal Jakarta menjadi ekskul sekolah.

"Dialek Betawi juga suatu waktu kita akan kembalikan lagi. Jakarta punya tematik besar sebagai kota global berbudaya," tegasnya.

Ditambahkan Rano, pihaknya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. juga terus berupaya melahirkan Peraturan Daerah terkait budaya lokal Jakarta.

Selain itu, pihaknya juga tengah mempercepat pembentukan Lembaga Adat Masyarakat Betawi sebagai amanat undang-undang.

Rano berharap, kegiatan JYP yang dihadiri 40 pemuda dari berbagai kota di dunia seperti Moscow, Seoul, Beijing, Tokyo, Berlin, Roterdam dan New York ini, bisa memperkuat posisi Jakarta di mata internasional.

"Anak muda adalah diplomat budaya, tokoh di tengah komunitasnya. Dalam satu periode ini, Pak Gubernur ingin Jakarta bisa masuk dalam 50 besar kota global," tukasnya.

Sedangkan Dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Hilmar Farid, yang juga jadi narasumber dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa untuk bisa memperkuat budaya dibutuhkan ekosistem yang kuat dan pemerinath diharap dapat memfasilitasi.

Menurut Hilmar, eksistensi ekosistem yang kuat mampu menopang masyarakat seni  berkegiatan dan berkreativitas secara berkelanjutan. Hal ini menurutnya penting sebagai bagian dari partisipasi masyarakat terhadap pembangunan sehingga lebih merasa memiliki kota.

"Di sini ada Berlin dan kota besar lainnya di dunia. Saya yakin di sana juga tidak semua dikerjakan pemerintah, tapi bagaimana partisipasi dan peran warga juga berkontribusi terhadap pembangunan kota," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1193 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close